Beberapa Pengingkaran Terhadap Eksistensi Dajjal, Al-Ustadz Abu Abdillah Abdurrahman Mubarak
Beriman akan keluarnya Dajjal merupakan kewajiban bagi setiap muslim, karena hal ini termasuk dalam makna iman kepada hari akhir. Hadits-hadits yang berkaitan dengan masalah Dajjal adalah hadits mutawatir sebagaimana ditegaskan para ulama ahlul hadits di antaranya Ibnu Katsir, Al-Hafizh Ibnu Hajar, Al-Imam Asy-Syaukani, dan Asy-Syaikh Al-Albani rahimahumullah. Asy-Syaikh Muhammad bin Shalih Al-‘Utsaimin rahimahullahu berkata: “Keluarnya Dajjal adalah pasti berdasarkan As-Sunnah dan ijma’. ” (Syarh Lum’atul I’tiqad)
| Hal-hal ghaib dalam Islam senantiasa menjadi sasaran tembak orang-orang yang memuja akal atau yang menyimpan bara kedengkian untuk menghancurkan Islam. Termasuk dalam hal ini adalah eksistensi Dajjal. Maka, hanya senjata keimananlah yang mampu menghadang syubhat-syubhat mereka. Beriman akan keluarnya Dajjal merupakan kewajiban bagi setiap muslim, karena hal ini termasuk dalam makna iman kepada hari akhir. Hadits-hadits yang berkaitan dengan masalah Dajjal adalah hadits mutawatir sebagaimana ditegaskan para ulama ahlul hadits di antaranya Ibnu Katsir, Al-Hafizh Ibnu Hajar, Al-Imam Asy-Syaukani, dan Asy-Syaikh Al-Albani rahimahumullah. Asy-Syaikh Muhammad bin Shalih Al-‘Utsaimin rahimahullahu berkata: “Keluarnya Dajjal adalah pasti berdasarkan As-Sunnah dan ijma’. ” (Syarh Lum’atul I’tiqad) Al-Imam Ibnu Zamanin rahimahullahu menyatakan: “Ahlus Sunnah mengimani akan keluarnya Dajjal, mudah-mudahan Allah Subhanahu wa Ta’ala melindungi engkau dari fitnahnya. ” Inilah keyakinan Ahlus Sunnah wal Jamaah. Tidak ada yang mengingkari akan keluarnya Dajjal kecuali ahlul ahwa atau orang yang jahil (awam). Al-Imam Al-Qurthubi rahimahullahu berkata: “Iman tentang adanya dan akan keluarnya Dajjal adalah haq. Ini merupakan madzhab Ahlus Sunnah dan semua ahlul fiqih dan hadits. Berbeda dengan yang mengingkarinya dari kalangan Khawarij dan Mu’tazilah. ” (At-Tadzkirah hal. 552) Al-Hafizh Ibnu Hajar rahimahullahu berkata (setelah membawakan hadits-hadits tentang Dajjal): “Sebagian Khawarij, Mu’tazilah, dan Jahmiyah telah menyelisihi masalah ini. Mereka mengingkari adanya Dajjal dan menolak hadits-hadits yang shahih. ” (Fathul Bari) Dari sini jelaslah bahwa orang-orang terdahulu yang mengingkari akan keluarnya Dajjal adalah ahlul bid’ah dari kalangan Jahmiyah, Khawarij, dan Mu’tazilah. Di masa sekarang ini juga muncul orang-orang yang mengingkari Dajjal sebagai sosok yang akan keluar di akhir zaman. Mereka mengikuti kesesatan pendahulu mereka. Ada yang mengingkarinya dengan alasan haditsnya ahad. Sebagian lagi menakwilkan hadits-hadits tentang Dajjal sesuai hawa nafsu mereka. Di antara yang mengingkarinya adalah Muhammad Abduh. Dia berkata: “Dajjal hanyalah rumuz (simbol) bagi perkara khurafat, kedustaan, dan kejelekan…. ” (Tafsir Al-Manar, sebagaimana dinukil oleh Dr. Ahmad Sa’d Hamdan dalam Tahqiq Ushul I’tiqad Ahlus Sunnah) Asy-Syaikh Al-Albani rahimahullahu berkata: “Yang mengherankan, takwil yang dilakukan Muhammad Abduh ini justru didahului oleh seorang yang mengaku nabi (Mirza Ghulam Ahmad Al-Qadiyani Al-Hindi, ”nabi”-nya aliran Ahmadiyah). Dia ulang-ulang takwil seperti ini di dalam kitab-kitab dan risalahnya. ” (Lihat Qishshatu Masihid Dajjal wa Nuzul ‘Isa, karya Asy-Syaikh Al-Albani rahimahullahu) Syubhat Ahlul Bid’ah Dari pembahasan ini kita mendapat satu faedah penting, yaitu harusnya kita memahami ilmu agama ini dengan penjelasan dan pemahaman ulama ahlul hadits yang berjalan di atas manhaj Ahlus Sunnah, dan bahaya yang mengancam seorang muslim jika tidak menyandarkan pada pemahaman mereka, karena ahlul hadits adalah orang yang paling tahu keshahihan dan makna hadits-hadits Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam. Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam berkata: |
- Bantahan Bagi Yang Menjadikan Jeddah Sebagai Miqat, Al-
- Bantahan Ilmiyah Atas Kesesatan Aqidah Hizbut Tahrir (bagian 1), Yusuf bin Abdullah bin Yusuf Al Wabil, MA*
- Bantahan Ilmiyah Atas Kesesatan Aqidah Hizbut Tahrir (bagian 2), Syaikh Rabi
- Bantahan Singkat Terhadap Keyakinan Syi, Al-Ustadz Qomar ZA, Lc.
- Bantahan Terhadap -wasiat Bohong", Asy Syaikh
- Bantahan Terhadap Orang Yang Menganggap Bahwa Hukum-hukum Syariat Islam Tidak Sesuai Lagi Dengan Keadaan/perkembangan Jaman Sekarang., Fadlilatu As Syaikh AlAllamah Al Muhaddits, Al Faqih Abdul
- Bantahan Terhadap Situs Dan Blog Penentang Manhaj Salafy Ahlussunnah (bag I), Abu Utsman Kharisman
- Bantahan Terhadap Situs Dan Blog Penentang Manhaj Salafy Ahlussunnah (bag Ii), Abu Utsman Kharisman
- Bantahan Terhadap Situs Dan Blog Penentang Manhaj Salafy Ahlussunnah (bag Iii) , Aqidah Asma, Abu Utsman Kharisman
- Bantahan Terhadap Situs Dan Blog Penentang Manhaj Salafy Ahlussunnah (bagian Vi ) Hadits / Atsar Lemah Dan Palsu Tentang Tawassul (ii), Abu Utsman Kharisman
- Bantahan Terhadap Situs Dan Blog Penentang Manhaj Salafy Ahlussunnah (bagian Vii) Kedustaan Kisah Tabarruk Imam Asy-syafi, Abu Utsman Kharisman